Hasil Pertandingan Final Liga Champions 2009/2010, Tanggal 22 Mei 2010

——————————————————————————————————————-

Hasil lengkap pertandingan Final Liga Champions 2009/2010, Tanggal 22 Mei 2010 tadi malam / 23 Mei 2010 Dinihari

——————————————————————————————————————

Bayern Munchen 0 – 2 Inter Milan

Gol : Diego Milito 35’ ( 0 – 1 ), Diego Milito 70′ ( 0 – 2 )

Kartu kuning : Martin Demichelis 26′, Mark van Bommel 78′ ( Bayern Munchen ), Cristian Chivu 30’ ( Inter Milan )

Kartu merah : –

Shots / on Goal : 21 / 3 ( Bayern Munchen ), 12 / 7 ( Inter Milan  )

Time possession : 70% : 30%

Pelanggaran : 16 / 13

Sepak pojok : 6 / 2

Offside : 0 / 0

Penyelamatan : 5 / 3

Man of the match : Diego Milito ( Inter Milan )

Penonton : 80.100 ( Santiago Bernabéu, Madrid, Spanyol )

Wasit : Howard Webb ( Inggris )

Asisten wasit : Michael Mullarkey, Darren Cann. Ofisial ke empat : Martin Atkinson

===================================================

Starting eleven Bayern Munchen : Hans Jorg Butt ( GK ), Philipp Lahm, Daniel van Buyten, Martin Demichelis, Holger Badstuber, Arjen Robben, Bastian Schweinsteiger, Mark van Bommel, Hamit Altintop, Ivica Olic, Thomas Müller.

Substitution for Bayern Munchen : Miroslav Klose ( Hamit Altintop 63′ ), Mario Gómez ( Ivica Olic 74′ )

Coach : Louis van Gaal ( Belanda )

===================================================

Starting eleven Inter Milan : Júlio César ( GK ), Lúcio, Maicon, Walter Samuel, Cristian Chivu, Wesley Sneijder, Esteban Cambiasso, Javier Zanetti, Samuel Eto’o, Diego Milito, Goran Pandev.

Substitution for Inter Milan : Dejan Stankovic ( Cristian Chivu 68′ ), Sulley Ali Muntari ( Goran Pandev 79 ), Marco Materazzi ( Diego Milito 90′ )

Coach : Jose Mourinho ( Portugal )

===================================================

Analisa Pertandingan

Mourinho memang top. Walau menyajikan skema permainan yang pragmatis dan cenderung mengutamakan hasil akhir dan bukan mengutamakan sepakbola indah, Mourinho telah menutup mulut para pelatih dan komentator lain. Dia telah membuktikan diri sebagai pelatih sukses. Namanya telah tercatat dalam buku sejarah. Saya yakin, dalam beberapa tahun mendatang, Mourinho akan memenangi Liga Champions yang ke 3, 4, 5, dan seterusnya bersama tim yang diasuhnya.

Dalam Liga Champions kali ini, masih berlaku idiom bahwa barang siapa yang bisa mengalahkan Chelsea, maka mereka akan dapat memenangi Liga Champions, kecuali ketika Liverpool kalah dari AC Milan di final ketika Liverpool berhasil mengalahkan Chelsea di semifinal. Catatannya adalah sbb :

  1. 2009/2010, Inter Milan mengalahkan Chelsea di 16 besar.
  2. 2008/2009, Barcelona mengalahkan Chelsea di semifinal.
  3. 2007/2008, Manchester United mengalahkan Chelsea di final.
  4. 2006/2007, Liverpool gagal memanfaatkan kesempatan ketika kalah dari AC Milan di final setelah di semifinal menggebuk Chelsea.
  5. 2005/2006, Barcelona, mengalahkan Chelsea di babak 16 besar.
  6. 2004/2005, Liverpool mengalahkan Chelsea di semifinal.

Selamat Inter…

Selamat Mou…

Hanya satu yang pantas disayangkan, dalam starting eleven final Liga Champions tadi malam, tidak ada satu pemainpun yang asli Italia dalam skuad Inter Milan. Sampai akhirnya Materazzi hanya bermain 3 menit di injury time babak kedua.

Siapa yang peduli ? Mungkin itulah kata Mourinho.

——————————————————————————————————————–

Advertisements

Hasil Pertandingan Liga Champions 2009/2010, Tanggal 29 April 2010

———————————————————————————————————————–

Hasil Lengkap Pertandingan 2nd Leg Babak Semifinal Liga Champions Tadi Malam, Tanggal 28 April 2010 / 29 April 2010 Dinihari WIB

———————————————————————————————————————–

Barcelona 1 – 0 Inter Milan

Gol : Gerard Piqué 84’ ( 1 – 0 )

Kartu kuning : Pedro Rodriguez 27′ ( Barcelona ), Thiago Motta 10’, Júlio César 34’,  Cristian Chivu 43’, Sulley Ali Muntari 82’ ( Inter Milan )

Kartu merah : Thiago Motta 28′ ( Inter Milan )

Shots / on Goal : 20 / 4 ( Barcelona ), 1 / 0 ( Inter Milan  )

Time possession : 86% : 14%

Pelanggaran : 20 / 15

Sepak pojok : 9 / 2

Offside : 4 / 5

Penyelamatan : 0 / 3

Man of the match : Gerard Piqué ( Barcelona )

Penonton : 96.214 ( Camp Nou, Barcelona, Spanyol )

Wasit : Frank De Bleeckere ( Belgia )

Asisten wasit : Peter Hermans, Walter Vromans. Ofisial ke empat : Serge Gumienny

===============================================

Starting eleven Barcelona : Victor Valdés ( GK ), Gabriel Milito, Dani Alves, Gerard Piqué, Xavi, Seydou Keita, Yaya Touré, Sergio Busquets, Lionel Messi, Zlatan Ibrahimovic, Pedro Rodriguez.

Substitution for Lyon : Maxwell ( Gabriel Milito 45′ ), Bojan Krkic ( Zlatan Ibrahimovic 63′ ), Jeffren ( Sergio Busquets 63′ )

Coach : Josep Guardiola ( Spanyol )

===============================================

Starting eleven Inter Milan : Júlio César ( GK ), Lúcio, Maicon, Walter Samuel, Cristian Chivu, Wesley Sneijder, Esteban Cambiasso, Thiago Motta, Javier Zanetti, Samuel Eto’o, Diego Milito.

Substitution for Inter Milan : Sulley Ali Muntari ( Wesley Sneijder 66′ ), Ivan Córdoba ( Diego Milito       81′ ), Mcdonald Mariga ( Samuel Eto’o 86′ )

Coach : Jose Mourinho ( Portugal )

===============================================

Hasil 1st leg 21 April 2010 :

Inter Milan 3 – 1 Barcelona

Gol : Pedro Rodriguez 19’ ( 0 – 1 ), Wesley Sneijder 30’ ( 1 – 1 ), Maicon 48’ ( 2 – 1 ), Diego Milito 61′ ( 3 – 1 )

Aggregate : Barcelona 2 – 3 Inter Milan

Lolos ke final : Inter Milan

===============================================

Analisa pertandingan :

Pasukan Nou Camp grogi ? Tertekan akibat dituntut harus menang 2 gol ? Kalau tidak begitu, kenapa mainnya kelihatan tidak menarik alias jelek ya ? Atau strategi Mourinho yang “tok cer” meredam agresivitas El Barca ?

Menarik sekali permainan jelek El Barca untuk diulas. Kenapa seakan-akan, ketika datang serangan bergelombang dari daerah pertahanan El Barca, namun semuanya terlihat macet di sekitar kotak pinalti Inter. Dan itu terjadi sepanjang 90 menit pertandingan. Sehingga membuat El Barca kelihatan begitu mendominasi permainan, hampir 90% bola dikuasai pemain El Barca.

Seharusnya, ketika menyadari betapa sulitnya menembus pertahanan rapat Inter dari sektor tengah, akan lebih baik mencari solusi yang lebih bagus guna membuka ruang di area tengah. Kita lihat pertandingan tadi malam, El Barca terlalu bergantung kepada Messi seorang. Celakanya, Messi selalu bermain di sektor tengah. Buntu sudah serangan seperti ini. Sayang sekali, kedua winger Barca tidak berperan aktif sama sekali.

Selain itu, Inter Milan bermain dengan 10 orang sejak menit ke 28. Sepanjang 60 menit selanjutnya, saya tidak bisa percaya bahwa sebuah tim yang meraih sextuple ( meraih 6 gelar ) sepanjang tahun lalu, tidak bisa mencetak gol dengan mudah. Hanya sebiji gol yang dihasilkan melalui Piqué. Itu saja terjadi pada menit ke 84. Dan gol tersebut bisa diperdebatkan, karena posisi Piqué agak berbau offside.

Memang, kejayaan sebuah klub tidak berlangsung lama. Mungkin tahun inilah saatnya El Barca terpuruk. Setelah mereka meraih 6 trofi tahun lalu, saat ini mereka bahkan terancam tidak mendapatkan satu trofipun tahun ini ( Nirtrofi ). 6 trofi yang didapatkan Barcelona tahun lalu adalah : Liga Champions, La Liga, Piala Intercontinental ( Piala Dunia Antar Klub ), Piala Super Eropa, Copa Del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Ketika Barcelona tersingkir dari arena Liga Champions, otomatis mereka juga tidak bisa mempertahankan Piala Intercontinental dan Piala Super Eropa, karena kedua ajang itu berkaitan dengan Liga Champions. Jika juara Liga Champions, pasti akan tampil di Piala Intercontinental dan Piala Super Eropa, dimana juara Liga Champions akan berhadapan dengan juara Liga Europa. Di ajang Copa Del Rey Barca digusur Sevilla di babak 16 besar. Di kompetisi domestic La Liga, Barcelona hanya unggul 1 poin dari rivalnya, Real Madrid. Jika gagal meraih gelar La Liga, bisa dipastikan mereka juga kehilangan gelar juara Piala Super Spanyol yang mereka rebut tahun lalu, karena juara La Liga akan berhadapan dengan juara Copa Del Rey.

Apakah skenario diatas akan menjadi kenyataan ? semoga saja tidak.

Dilain pihak, saya tidak bisa menyembunyikan kekaguman saya terhadap permainan Inter Milan. Mereka sukses menutup sektor tengah, tempat yang biasanya diobarak-abrik oleh Pedro, Messi dan Xavi. Itu saja yang bisa saya tulis kali ini tentang kesuksesan Inter menyingkirkan Barcelona.

Selamat Nerazzuri…

Selamat Jose…

Kesesuaian dengan prediksi saya : Setidaknya siapa yang menang dan siapa yang lolos ke final Liga Champions musim ini sesuai dengan prediksi saya sebelumnya.

Copi ( 08:47 WIB )

——————————————————————————————————————–

Liga Champions 2009/2010 Babak Semifinal, Barcelona vs Inter Milan

———————————————————————————————————————-

Jelang Pertandingan 2nd leg UEFA Champions League 2009/2010, Babak Semifinal

———————————————————————————————————————-

Barcelona vs Inter Milan

Kompetisi    : UEFA Champions League
Tanggal      : 29 April 2010
Kick off       : 01:45 WIB
Stadion     : Camp Nou, Barcelona,, Spanyol

Head to head antar kedua tim adalah sbb :

21 Apr 10, Inter Milan 3 – 1 Barcelona, Liga Champions
25 Nov 09, Barcelona 20 Inter Milan, Liga Champions
17 Sep 09, Inter Milan 0 – 0 Barcelona, Liga Champions
26 Feb 03, Inter Milan 0 – 0 Barcelona, Liga Champions
18 Feb 03, Barcelona 3 – 0 Inter Milan, Liga Champions

Data statistik 5 pertandingan terakhir Barcelona di berbagai ajang adalah sbb :

11 Apr 10, Real Madrid 0 – 2 Barcelona, La Liga Primera
15 Apr 10, Barcelona 3 – 0 Deportivo La Coruña, La Liga Primera
18 Apr 10, Espanyol 0 – 0 Barcelona, La Liga Primera
21 Apr 10, Inter Milan 3 – 1 Barcelona, Liga Champions
24 Apr 10, Barcelona 3 – 1 Deportivo Xerez, La Liga Primera

Kondisi terkini : Barcelona telah kalah sekali dari 5 pertandingan terakhirnya. Yaitu ketika melawan Inter Milan di 1st leg semifinal Liga Champions. Kapan ya mereka kalah kedua kalinya ? 🙂

Performa El Barca di kompetisi domestikpun tetap saja perkasa. Walau mendapat tekanan hebat dari seteru mereka, Real Madrid, di papan klasemen sementara La Liga Primera, namun mereka tidak terpengaruh. Tetap mantap…

Namun ingat, El Barca harus tetap hati-hati, karena jarak poin yang memisahkan antara mereka hanya 1 poin. El Barca 87 poin dari 34 pertandingan, sedangkan El Real 86 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Continue reading

Hasil Pertandingan Liga Champions 2009/2010, Tanggal 28 April 2010

———————————————————————————————————————–

Hasil Lengkap Pertandingan 2nd Leg Babak Semifinal Liga Champions Tadi Malam, Tanggal 27 April 2010 / 28 April 2010 Dinihari WIB

————————————————————————————————————————

Lyon 0 – 3 Bayern München

Gol : Ivica Olic 26’ ( 0 – 1 ), Ivica Olic 66’ ( 0 – 2 ), Ivica Olic 77’ ( 0 – 3 )

Kartu kuning : Maxime Gonalons 23′, Cris 59’ ( Lyon ), Hamit Altintop 24′ ( Bayern München )

Kartu merah : Cris 59′ ( Lyon )

Shots / on Goal : 9 / 1 ( Lyon ), 13 / 5 ( Bayern München  )

Time possession : 41% : 59%

Pelanggaran : 16 / 7

Sepak pojok : 2 / 6

Offside : 2 / 4

Penyelamatan : 2 / 1

Man of the match : Ivica Olic ( Bayern München )

Penonton : 39.414 ( Stade de Gerland, Lyon, Perancis )

Wasit : Massimo Busacca ( Swiss )

Asisten wasit : Matthias Arnet, Francesco Buragina. Ofisial ke empat : Claudio Circhetta

=====================

Starting eleven Lyon : Hugo Lloris ( GK ), Cris, Jean Alain Boumsong, Anthony Réveillère, Aly Cissokho, Michel Bastos, Jean Makoun, Maxime Gonalons, Sidney Govou, Lisandro López, Cesar Delgado.

Substitution for Lyon : Bafetimbi Gomis ( Aly Cissokho 45′ ), Miralem Pjanic ( Cesar Delgado 67′ ), Ederson ( Lisandro López 79′ )

Coach : Claude Puel ( Perancis )

===================

Starting eleven Bayern München : Hans Jorg Butt ( GK ), Philipp Lahm, Daniel van Buyten, Holger Badstuber, Diego Contento, Arjen Robben, Bastian Schweinsteiger, Mark van Bommel, Hamit Altintop, Thomas Müller, Ivica Olic.

Substitution for Bayern München : Martin Demichelis ( Daniel van Buyten 45′ ), Miroslav Klose ( Arjen Robben 76′ ), David Alaba ( Bastian Schweinsteiger 79′ )

Coach : Louis van Gaal ( Belanda )

===================

Hasil 1st leg 22 April 2010 : Bayern München 1 – 0 Lyon

Gol : Arjen Robben 69′ ( 1 – 0 )

Aggregate : Lyon 0 – 4 Bayern München 

Lolos ke final : Bayern München

===================

Kesesuaian dengan prediksi saya : Sekali lagi, pasukan Bavaria menunjukkan kapabilitasnya sebagai tim yang “suka“ membobol jala lawan. Gol dari Ivica Olic pada menit ke 26, menjadikan Bommel dkk diatas angin untuk menjejak final Liga Champions 9 tahun terakhir.

Sebenarnya Lyon mempunyai cukup waktu untuk membalas gol dari Olic. Namun sayang, akibat terlalu lama menunggu gol yang diharapkan, pemain-pemain Lyon mulai di hinggapi rasa frustasi. Puncak dari rasa itu dimulai pada menit ke 59. Cris, yang bernafsu untuk menjaga daerah pertahanannya dan tidak mau melihat gol kedua Bayern bersarang di gawang timnya, melakukan tackling keras terhadap Olic. Wasit Massimo Busacca pun mengeluarkan kartu kuning kedua kepadanya, dimana kartu kuning pertama diterima Cris juga pada menit ke 59.

Kehilangan seorang pemain, membuat mental Lyon goyah. Apalagi laga ini sangat menentukan sekali kelolosan mereka ke final Liga Champions pertama mereka. Mereka seakan pasrah dan menyerah ketika kehilangan Cris.

Dengan kondisi seperti itu, Bayern München menghukum mereka. Hat-trick dari Olic mengantarkan Bayern ke Santiago Bernabeu Mei mendatang.

Ya, walaupun Lyon mempunyai waktu istirahat yang lebih banyak, karena laga yang seharusnya dilaksanakan Sabtu lalu melawan AS Monaco ditunda, hal itu menjadi sia-sia saja. Ternyata hal tersebut bukanlah masalah yang utama. Yang utama tetaplah mental. Mental juara seperti yang telah diperlihatkan Die Roten, sang penguasa Eropa 4 kali.

Walaupun prediksi skor akhir saya salah, namun setidaknya yang lolos ke final tetaplah sesuai dengan prediksi yang telah saya tulis di artikel sebelumnya.

Selamat Bayern.

Selamat Van Gaal.

Selamat Jerman.

Copi ( 08:11 WIB )

———————————————————————————————————————-

Liga Champions 2009/2010 Babak Semifinal, Lyon vs Bayern München

——————————————————————————————————————–

Jelang Pertandingan 2nd leg UEFA Champions League 2009/2010, Babak Semifinal

———————————————————————————————————————

Lyon vs Bayern München

Kompetisi    : UEFA Champions League
Tanggal      : 28 April 2010
Kick off       : 01:45 WIB
Stadion     :Stade de Gerland, Lyon, Perancis

Head to head antar kedua tim adalah sbb :

22 Apr 10, Bayern München 1 – 0 Lyon, Liga Champions Semifinal
11 Des 08, Lyon 23 Bayern München, Liga Champions Group F
01 Oct 08, Bayern München 1 – 1 Lyon, Liga Champions Group F
05 Nov 03, Bayern München 1 – 2 Lyon, Liga Champions Group A
21 Oct 03, Lyon 1 – 1 Bayern München, Liga Champions Group A
06 Mar 01, Lyon 3 – 0 Bayern München, Liga Champions group C
23 Nov 00, Bayern München 1 – 0 Lyon, Liga Champions group C

Data statistik 5 pertandingan terakhir Lyon di berbagai ajang adalah sbb :

08 Apr 10, Bordeaux 1 – 0 Lyon, Liga Champions
11 Apr 10, Lyon 1 – 1 Lille, League 1
18 Apr 10, Bordeaux 2 – 2 Lyon, League 1
22 Apr 10, Bayern München 1 – 0 Lyon, Liga Champions
24 Apr 10, Lyon vs AS Monaco, Postponed

Kondisi terkini : Dengan poin 59 dari 33 laga, saat ini Lyon menempati posisi ke 5 League 1, dan terancam tidak lolos ke Liga Champions musim depan. Batas posisi agar bisa berlaga di Liga Champions bagi Liga Perancis adalah posisi 3, yang saat ini ditempati oleh Lille dengan 61 poin dari 34 pertandingan.

Continue reading

Hasil Pertandingan Liga Champions 2009/2010, Tanggal 22 April 2010

—————————————————————————————————————–

Hasil Lengkap Pertandingan 1st Leg Babak Semifinal Liga Champions Tadi Malam, Tanggal 21 April 2010 / 22 April 2010 Dinihari WIB

——————————————————————————————————————

Bayern München 1 – 0 Lyon

Gol : Arjen Robben 69′ ( 1 – 0 )

Kartu kuning : Danijel Pranjic 28′ ( Bayern München ), Jeremy Toulalan 51′, Michel Bastos 79′ ( Lyon )

Kartu merah : Franck Ribéry 37′ ( Bayern München ), Jeremy Toulalan 54′ ( Lyon )

Shots / on Goal : 19 / 4 ( Bayern München  ), 8 / 1 ( Lyon )

Time possession : 67% : 33%

Pelanggaran : 11 / 14

Sepak pojok : 9 / 3

Offside : 4 / 4

Penyelamatan : 1 / 3

Man of the match : Arjen Robben ( Bayern München )

Penonton : 68.000 ( Allianz-Arena, München, Jerman )

Wasit : Roberto Rosetti ( Italia )

Asisten wasit : Paolo Calcagno, Stefano Ayroldi. Ofisial ke empat : Andrea De Marco

Starting eleven Bayern München : Hans Jorg Butt ( GK ), Philipp Lahm, Daniel van Buyten, Martin Demichelis, Diego Contento, Arjen Robben, Bastian Schweinsteiger, Franck Ribéry, Danijel Pranjic, Thomas Müller, Ivica Olic.

Substitution for Bayern München : Anatoliy Tymoschuk ( Ivica Olic 45′ ), Mario Gómez ( Danijel Pranjic 63′ ), Hamit Altintop ( Arjen Robben 85′ )

Coach : Louis van Gaal ( Belanda )

Starting eleven Lyon : Hugo Lloris ( GK ), Cris, Anthony Réveillère, Aly Cissokho, Kim Källström, Ederson, Jeremy Toulalan, Miralem Pjanic, Maxime Gonalons, Lisandro López, Cesar Delgado.

Substitution for Lyon : Jean Makoun ( Miralem Pjanic 55′ ), Michel Bastos ( Ederson 71′ ), Sidney Govou ( Cesar Delgado 79′ )

Coach : Claude Puel ( Perancis )

Kesesuaian dengan prediksi saya : Walaupun prediksi skor tidak sama, namun yang paling penting adalah hasil akhirnya Bayern München yang menjadi pemenang, adalah sesuai dengan prediksi saya.

Seperti yang saya katakan dalam artikel sebelumnya, bahwa baik Bayern München maupun Lyon, adalah tim yang biasa-biasa saja. Terlihat dalam laga semifinal Liga Champions tadi malam, yang mempertemukan keduanya. Dengan laga yang kurang gairah dan kurang greget, dan sangat membosankan ketika kedua tim menampilkan laga dalam tempo lambat, saya akhirnya menjadi ketiduran. Untung, saat saya ketiduran, skor akhir tidak berubah.

Dalam hati saya, jika salah satu dari mereka lolos ke final, dan mempertahankan permainan seperti tadi malam, pasti akan dibuat kalang kabut oleh permainan agresif Inter Milan ataupun permainan mengalir yang di peragakan Barcelona. Semoga saja, laga final yang akan digelar 22 Mei 2010 mendatang, tidak menjadi berat sebelah.

Tapi, apapun type permainan yang diperagakan Bayern München, setidaknya saya memberi ucapan selamat kepada Lahm dkk, karena mereka sudah menjejakkan satu kaki di final Liga Champions musim ini.

Selamat Van Gaal…

Copi ( 07:51 WIB )

——————————————————————————————————————

Liga Champions 2009/2010 Babak Semifinal, Bayern München vs Lyon

—————————————————————————————————————

Jelang Pertandingan 1st leg UEFA Champions League 2009/2010, Babak Semifinal

—————————————————————————————————————-

Bayern München vs Lyon

Kompetisi    : UEFA Champions League
Tanggal      : 22 April 2010
Kick off       : 01:45 WIB
Stadion     : Allianz-Arena, München, Jerman

Head to head antar kedua tim adalah sbb :

11 Des 08, Lyon 23 Bayern München, Liga Champions Group F
01 Oct 08, Bayern München 1 – 1 Lyon, Liga Champions Group F
05 Nov 03, Bayern München 1 – 2 Lyon, Liga Champions Group A
21 Oct 03, Lyon 1 – 1 Bayern München, Liga Champions Group A
06 Mar 01, Lyon 3 – 0 Bayern München, Liga Champions group C
23 Nov 00, Bayern München 1 – 0 Lyon, Liga Champions group C

Data statistik 5 pertandingan terakhir Bayern München di berbagai ajang adalah sbb :

31 Mar 10, Bayern München 2 – 1 Manchester United, Liga Champions
03 Apr 10, Schalke 04 1 – 2 Bayern München, Bundesliga
08 Apr 10, Manchester United 3 – 2 Bayern München, Liga Champions
10 Apr 10, Bayer Leverkusen 1 – 1 Bayern München, Bundesliga
17 Apr 10, Bayern München 7 – 0 Hannover 96, Bundesliga

Kondisi terkini : Saya itu sedikit heran kepada tim asuhan Louis van Gaal ini. Dari performa, tidak ada yang menonjol. Dari konsistensi permainan juga biasa-biasa saja. Dari segi skuad juga tidak bagus-bagus amat. Hanya ada Franck Ribery dan Arjen Robben. Namun mereka saat ini bercokol dipuncak klasemen sementara Bundesliga Jerman musim ini, dengan poin 63 dari 31 pertandingan. Unggul 1 poin dari sang runner up, Schalke 04.

Continue reading

Hasil Pertandingan Liga Champions 2009/2010, Tanggal 21 April 2010

————————————————————————————————————

Hasil Lengkap Pertandingan 1st Leg Babak Semifinal Liga Champions Tadi Malam, Tanggal 20 April 2010 / 21 April 2010 Dinihari WIB

————————————————————————————————————

Inter Milan 3 – 1 Barcelona

Gol : Pedro Rodriguez 19’ ( 0 – 1 ), Wesley Sneijder 30’ ( 1 – 1 ), Maicon 48’ ( 2 – 1 ), Diego Milito 61′ ( 3 – 1 )

Kartu kuning : Samuel Eto’o 12’, Dejan Stankovic 82′ ( Inter Milan ), Sergio Busquets 44’, Carles Puyol 51’, Gerard Piqué 60′,  Seydou Keita 68′, Dani Alves 83′ ( Barcelona )

Kartu merah : –

Shots / on Goal : 9 / 4 ( Inter Milan ), 10 / 6 ( Barcelona )

Time possession : 29% : 71%

Pelanggaran : 19 / 21

Sepak pojok : 2 / 4

Offside : 9 / 2

Penyelamatan : 5 / 1

Man of the match : Wesley Sniejder ( Inter Milan )

Penonton : 83.000 ( Giuseppe Meazza, Milan )

Wasit : Olegario Benquerenca ( Portugal )

Asisten wasit : Jose Cardinal, Bertino Miranda. Ofisial ke empat : Artur Soares Dias

Starting eleven Inter Milan : Júlio César ( GK ), Lúcio, Maicon, Walter Samuel, Wesley Sneijder, Esteban Cambiasso, Thiago Motta, Javier Zanetti, Samuel Eto’o, Diego Milito, Goran Pandev.

Substitution for Inter Milan : Dejan Stankovic ( Goran Pandev 56′ ), Christian Chivu ( Maicon 73′ ), Mario Balotelli ( Diego Milito 75′ )

Starting eleven Barcelona : Victor Valdés ( GK ), Carles Puyol, Dani Alves, Maxwell, Gerard Piqué, Xavi, Seydou Keita, Sergio Busquets, Lionel Messi, Zlatan Ibrahimovic, Pedro Rodriguez.

Substitution for Barcelona : Eric Abidal ( Zlatan Ibrahimovic 62′ )

Kesesuaian dengan prediksi saya : Seperti yang telah saya tulis dalam artikel sebelumnya, bahwa saya lebih condong ke trend yang diperlihatkan oleh Inter Milan. Trend apa itu ? Sejak dari babak 16 besar dan 8 besar, ketika Inter Milan menjadi tuan rumah lebih dahulu, mereka sukses memenangi pertandingan. Dan itu terbukti malam tadi,  Inter Milan telah menorehkan catatan buruk kepada Barcelona, dengan menghempaskan sang juara bertahan dengan skor lumayan telak, 3 – 1. Dalam laga tadi malam dinihari, Inter Milan terlihat punya mentalitas yang kuat untuk berlaga di kancah eropa. Inter Milan sangat beruntung bisa mendapatkan seorang Jose Mourinho, sang motivator ulung. Seandainya Chelsea dulu tidak buru-buru memecat dia….. 😦

Jika mereka terus main seperti ini, bukan tidakmungkin mereka akan juara Liga Champions musim ini. Ingat, Inter Milan telah mengalahkan Chelsea di babak 16 besar lalu. Dan yang menjadi juara Liga champions 2 musim terakhir adalah tim yang bisa mengalahkan Chelsea. Apakah Inter akan menapaktilasi hal itu ? Kita lihat saja pekan depan, ketika mereka bakal dijamu Barcelona di Nou Camp.

Copi ( 08:18 WIB )

—————————————————————————————————————–