Profil Tim Peserta Piala Dunia 2014 Group G : Jerman

Julukan : Die Mannschaft ( The Team ), DFB-Elf ( The DFB-Eleven ), Nationalmannschaft ( National Team ), Nationalelf ( National Eleven ), Die Adler ( The Eagles )

Asosiasi : German Football Association ( Deutscher Fußball-Bund — DFB )

Asal konfederasi : UEFA ( Eropa )

Ranking FIFA : 2 ( per 04 Juni 2014 )

Rekor caps terbanyak : Lothar Matthäus ( 150 )

Rekor gol terbanyak : Gerd Müller ( 68 ), Miroslav Klose ( 68 )

Kapten tim : Philipp Lahm ( Bayern Munich, Jerman )

Pelatih : Joachim Löw ( Jerman )

Penampilan di piala dunia : 17 kali ( 1934, 1938, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1974, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010 )

Prestasi :

  1. Piala Dunia : Juara ( 1954, 1974, 1990 ), Runner-up ( 1966, 1982, 1986 ), Peringkat 3 ( 1934, 1970, 2006 ), Peringkat 4 ( 1958 )
  2. Piala Eropa : Juara ( 1972, 1980, 1996 ), Runner-up ( 1976, 1992, 2008 )
  3. Piala Konfedeasi : Peringkat 3 ( 2005 )
  4. Olimpiade : Medali Perunggu ( 1988, Seoul )

Prestasi di Piala Dunia :

  1. Piala Dunia 1930 Uruguay : Mengundurkan diri
  2. Piala Dunia 1934 Italia : Peringkat 3
  3. Piala Dunia 1938 Prancis : Babak knock out tahap 1
  4. Piala Dunia 1950 Brazil : Dicekal FIFA
  5. Piala Dunia 1954 Swiss : Juara
  6. Piala Dunia 1958 Swedia : Peringkat 4
  7. Piala Dunia 1962 Chile : Perempatfinal
  8. Piala Dunia 1966 Inggris : Runner-up
  9. Piala Dunia 1970 Meksiko : Peringkat 3
  10. Piala Dunia 1974 Jerman Barat : Juara
  11. Piala Dunia 1978 Argentina : Babak penyisihan group tahap 2
  12. Piala Dunia 1982 Spanyol : Runner-up
  13. Piala Dunia 1986 Meksiko : Runner-up
  14. Piala Dunia 1990 Italia : Juara
  15. Piala Dunia 1994 Amerika Serikat : Perempatfinal
  16. Piala Dunia 1998 Prancis : Perempatfinal
  17. Piala Dunia 2002 Korea Selatan & Jepang : Runner-up
  18. Piala Dunia 2006 Jerman : Peringkat 3
  19. Piala Dunia 2010 Afrika Selatan : Peringkat 3

Jerman adalah salah satu kekuatan sepakbola Eropa. Mereka sering disebut sebagai tim spesialis turnamen, karena di banyak kesempatan baik di piala dunia maupun kejuaraan Eropa, Jerman selalu tampil memukau. Sebenarnya, keikutsertaan Jerman di piala dunia akan menyamai Brazil, dimana menjadi tim yang selalu tampil di piala dunia. Jerman hanya 2 kali absen, yaitu tahun 1930 karena mengundurkan diri dan tahun 1950 karena dicekal tidak boleh ikut kualifikasi piala dunia. Cekal ini karena Jerman terlibat perang dunia II.

Bukti lagi bahwa tim Jerman sangat kuat di ajang turnamen piala dunia adalah : Dari ke-17 kali edisi piala dunia yang diikuti Jerman, baik saat menggunakan Jerman Barat atau Jerman, tim Jerman hanya 2 kali gagak lolos dari fase group. Kegagalan pertama adalah tahun 1938 ketika Jerman tidak mampu lolos ke babak perempatfinal. Kala itu, Jerman dijegal oleh Swiss di replay babak knock out pertama dengan skor 2 – 4. Kemudian kegagalan kedua ketika tidak mampu lolos dari babak penyisihan group tahap 2. Jerman hanya menempati peringkat 3 di bawah Belanda dan Italia. Namun sebenarnya itu tidak patut disesali karena saat itu babak penyisihan group tahap 2 setara dengan babak perempatfinal.

Jika anda masih butuh pembuktian bagaimana tim Jerman adalah tim spesialis turnamen, anda bisa melihat di list hasil partisipasi mereka di piala dunia. Hasilnya adalah :

  1. 3 kali perempatfinal
  2. 1 kali peringkat 4
  3. 4 kali peringkat 3
  4. 4 kali runner-up
  5. 3 kali juara ( baik ketika bernama Jerman Barat maupun setelah Jerman barsatu )

Dalam menjadi juara dunia, Jerman agaknya mengikuti siklus 16 tahun dan 20 tahun. Lihat saja tahun juara mereka. 1954, 1974, dan 1990. Jika mengikuti siklus 20 tahun-an, seharusnya Jerman juara di tahun 1994, dan akan juara lagi tahun 2014. Namun, karena Jerman sudah juara 4 tahun lebih cepat, yaitu tahun 1990, jika melihat siklus 20 tahun-an, maka tahun 2010 inilah Jerman akan menjadi juara dunia ke empat kalinya. Mungkinkah ?

Piala Dunia ke 5 tahun 1954 di Swiss

Jumlah tim : 16. Jumlah Group : 4. Group 1 ( Brazil, Yugoslavia, Prancis, Meksiko ). Group 2 ( Hungaria, Jerman Barat, Turki, Korea Selatan ). Group 3 ( Uruguay, Austria, Cekoslovakia, Skotlandia ). Group 4 ( Inggris, Swiss, Italia, Belgia ).

Ketika itu, Jerman masih terpecah menjadi dua negara, Jerman Barat dan jerman Timur. Tergabung di Group 2 dengan Hungaria, Turki, dan Korea Selatan, Jerman Barat menempati runner-up group. Jerman Barat berhak lolos ke babak perempatfinal menantang runner-up Group 1, Yugoslavia. Sementara jara Group 2, Hungaria, berhadapan dengan juara Group 1, Brazil. Juara group 3, Uruguay, menghadapi juara Group 4, Inggris. Runner-up Group 3, Austria, menghadapi runner-up Group 4, sang tuan rumah, Swiss. Di babak perempatfinal, Jerman Barat berhasil mengalahkan Yugoslavia, dengan skor 2 – 0. Gol dicetak oleh gol bunuh diri pemain Yugoslavia Ivica Horvat menit ke 9’ dan Helmut Rahn menit ke 85’.

Di babak semifinal, Gantian Austria yang dicukur 6 – 1. Gol gol Der Panzer lahir dari kaki hans Schafer menit 13’, Max Morlock menit ke 47’, Fritz Walter menit ke 54’ dan 64’, keduanya via pinalti, dan Ottmar Walter menit ke 61’ dan 89’. Sementara itu, gol Austria dicetak oleh Erich Probst menit ke 51’.

4 Juli 1954. Bertempat di Wankdorf Stadium di kota Bern, babak final mempertemukan Jerman Barat melawan Hungaria. Hungaria adalah lawan Jerman Barat ketika mereka dalam satu group di babak penyisihan Group 2. Ketika itu, Jerman Barat di bantai dengan dkor 8 – 3. Salah satu gol Hungaria dicetak legenda Real Madrid, Ferenc Puskas menit 17’. Namun, kita bisa lihat bersama bahwa babak final piala dunia adalah berbeda daripada babak penyisihan group. Terbukti ketika di final, Jerman Barat berhasil mengalahkan Hungaria dengan skor 3 – 2. Gol Ferenc Puskas menit 6’ dan Zoltan Czibor menit 8’, mampu dibalas oleh Max Morlock menit 10’ dan Helmut Rahn menit 18’ dan 84’. Jerman ( Barat ) juara dunia untuk yang pertama kali.

Piala Dunia ke 10 tahun 1974 di Jerman Barat

Jumlah tim : 16. Jumlah Group : 4. Group 1 ( Jerman Timur, Jerman Barat, Chile, Australia ). Group 2 ( Yugoslavia, Brazil, Skotlandia, Zaire ). Group 3 ( Belanda, Swedia, Bulgaria, Uruguay ). Group 4 ( Polandia, Argentina, Italia, Haiti ).

Sistem pertandingan dalam piala dunia kali ini adalah sebagai berikut :

Terdiri dari 4 group yang masing masing group terdiri dari 4 tim. Juara dan runner masing-masing group maju ke babak penyisihan group tahap 2. Babak ini terdiri dari 2 group yang masing-masing group terdiri dari 4 tim. Sang juara masing-masing group akan langsung berhadapan di final, sementara sang runner up masing-masing group akan memperebutkan peringkat ke 3.

Tuan rumah Jerman Barat bergabung dengan Jerman Timur, Australia, dan Chile di Group 1. Di akhir penyisihan group, Jerman Barat hanya menjadi runner-up di bawah Jerman Timur. Jerman Barat melaju ke babak penyisihan group tahap 2, dimana Jerman Barat berada di Group B bersama Polandia, Swedia, dan Yugoslavia. Jerman Barat berhasil menjadi juara Group B, sehinga diharuskan menghadapi juara Group A, Belanda.

7 Juli 1974, bertempat di Olympiastadion di kota Munich, dan yang berperan sebagai wasit adalah Jack Taylor dari Inggris, babak final dilangsungkan. Gol Johan Neeskens menit 2’ melalui titik pinalti, dibalas oleh Paul Breitner menit 25’ ( pen ) dan Gerd Muller 43’, sehingga skor 2 – 1 untuk kemenangan Jerman Barat. Jerman ( Barat ) juara dunia yang kedua kali.

Piala Dunia ke 14 tahun 1990 di Italia

Jumlah tim : 24. Jumlah Group : 6. Group A ( Italia, Cekoslovakia, Austria, Amerika Serikat ). Group B ( Kamerun, Rumania, Argentina, Uni Soviet ). Group C ( Brazil, Kosta Rika, Skotlandia, Swedia ). Group D ( Jerman Barat, Yugoslavia, Kolombia, Uni Emirat Arab ). Group E ( Spanyol, Belgia, Uruguay, Korea Selatan ). Group F ( Inggris, Rep. Irlandia, Belanda, Mesir ).

Bersama Yugoslavia, Kolombia, dan Uni Emirat Arab, Jerman Barat tergabung di Group D. Tidak terkalahkan di babak penyisihan group, dengan meraih kemenangan atas Yugoslavia 4 – 1 dan menang atas Uni Emirat Arab 5 – 1 serta seri 1 – 1 melawan Kolombia, Jerman Barat berhasil menjadi juara group dengan nilai 5, mengungguli Yugoslavia ( 4 ), Kolombia ( 3 ), dan Uni Emirat Arab ( 0 ). Di babak 16 besar, Jerman Barat menghadapi Belanda. Gol Klinsmann menit 51’ dan Brehme menit 82’, hanya sanggup dibalas oleh Ronald Koeman menit 89’. Jerman barat berhasil maju ke perempatfinal dengan mengalahkan Belanda 2 – 1. Di babak perempatfinal, Jerman barat bertemu dengan Cekoslovakia. Gol Lothar Matthaus menit 25’ melalui pinalti, meloloskan Jerman Barat ke semifinal. Di babak semifinal, Jerman Barat mendepak Inggris melalui adu pinalti setelah kedua tim bermain 1 – 1 sepanjang 90’ menit plus babak extra time. Hasilnya Jerman Barat menang dengan skor 4 – 3.

8 Juli 1990, Stadio Olimpico, Roma. Di final, Jerman Barat bertemu Argentina. Gol Andreas Brehme menit 85’ mealalui titik putih, mengantarkan Jerman Barat menggenggam juara dunia yang ketiga kalinya.

Tahun ini, 2014, di gelaran piala dunia edisi 19, Jerman datang ke Brazil dengan kepercayaan diri tinggi. Haus akan juara seakan membankar semangat tim asuhan Joachim Low tersebut. Berbekal peringkat 3 dalam gelaran piala dunia 4 tahun lalu, Jerman akan tergabung di Group ”maut”, Group D, yang diisi oleh Ghana, Australia, dan Serbia. Mampukah Jerman meraih juara dunia yang ke empat ? mengingat tahun ini adalah siklus 20 tahunan Jerman di pentas piala dunia.

 Jadwal pertandingan Jerman di Group G :

Dates Matches Stadium
13 Juni 2014 Jerman vs Portugal Arena Fonte Nova, Salvador
21 Juni 2014 Jerman vs Ghana Estadio Castelao, Fortaleza
26 Juni 2014 Amerika Serikat vs Jerman Arena Pernambuco, Recife

 Skuad Jerman di Piala Dunia 2014 Brazil :

No Player DoB ( Age / Caps / Goals ) Club

Goalkeepers

1 Manuel Neuer 27 Mar 1986 ( 28 / 45 / 0 ) Bayern Munich
12 Ron-Robert Zieler 12 Feb 1989 ( 25 / 3 / 0 ) Hannover 96
22 Roman Weidenfeller 6 Aug 1980 ( 33 / 3 / 0 ) Borussia Dortmund

Defenders

2 Kevin Großkreutz 19 Jul 1988 ( 25 / 5 / 0 ) Borussia Dortmund
3 Matthias Ginter 19 Jan 1994 ( 20 / 2 / 0 ) SC Freiburg
4 Benedikt Höwedes 29 Feb 1988 ( 26 / 21 / 2 ) Schalke 04
5 Mats Hummels 16 Dec 1988 ( 25 / 30 / 2 ) Borussia Dortmund
15 Erik Durm 12 May 1992 ( 22 / 1 / 0 ) Borussia Dortmund
16 Philipp Lahm ( C ) 11 Nov 1983 ( 30 / 106 / 5 ) Bayern Munich
17 Per Mertesacker 29 Sep 1984 ( 29 / 98 / 4 ) Arsenal
20 Jérôme Boateng 3 Sep 1988 ( 25 / 39 / 0 ) Bayern Munich
21 Shkodran Mustafi 17 Apr 1992 ( 22 / 1 / 0 ) Sampdoria

Midfielders

6 Sami Khedira 4 Apr 1987 ( 27 / 46 / 4 ) Real Madrid
7 Bastian Schweinsteiger 1 Aug 1984 ( 29 / 102 / 23 ) Bayern Munich
8 Mesut Özil 15 Oct 1988 ( 25 / 55 / 17 ) Arsenal
9 André Schürrle 6 Nov 1990 ( 23 / 33 / 13 ) Chelsea
10 Lukas Podolski 4 Jun 1985 ( 29 / 114 / 47 ) Arsenal
13 Thomas Müller 13 Sep 1989 ( 24 / 49 / 17 ) Bayern Munich
14 Julian Draxler 20 Sep 1993 ( 20 / 11 / 1 ) Schalke 04
18 Toni Kroos 4 Jan 1990 ( 24 / 44 / 5 ) Bayern Munich
19 Mario Götze 3 Jun 1992 ( 22 / 29 / 9 ) Bayern Munich
23 Christoph Kramer 19 Feb 1991 ( 23 / 2 / 0 ) Borussia Mönchengladbach

Attackers

11 Miroslav Klose 9 Jun 1978 ( 36 / 132 / 69 ) Lazio

* Caps & Goals until June 06, 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s