Profil Tim Peserta Piala Dunia 2010 : Paraguay

Julukan : Guaraníes, La Albirroja ( White and Red )

Asosiasi : Asociación Paraguaya de Fútbol

Asal konfederasi : CONMEBOL ( Amerika Selatan )

Ranking FIFA : 31 ( per 26 Mei 2010 )

Rekor caps terbanyak : Carlos Gamarra ( 110 )

Rekor gol terbanyak : José Saturnino Cardozo ( 25 )

Kapten tim : Denis Caniza ( León, Meksiko )

Pelatih : Gerardo Martino ( Argentina )

Penampilan di piala dunia : 7 kali ( 1930, 1950, 1958, 1986, 1998, 2002, 2006 )

Prestasi :

  1. Piala Dunia : –
  2. Copa America : Juara ( 1953, 1979  ), Runner-up ( 1922, 1929, 1947, 1949, 1963 )
  3. Olimpiade : Medali Perak ( 2004, Athena )

Prestasi di Piala Dunia :

  1. Piala Dunia 1930 Uruguay : Penyisihan Group 4
  2. Piala Dunia 1934 Italia : Absen
  3. Piala Dunia 1938 Prancis : Absen
  4. Piala Dunia 1950 Brazil : Penyisihan Group 3
  5. Piala Dunia 1954 Swiss : Tidak lolos kualifikasi
  6. Piala Dunia 1958 Swedia : Penyisihan Group 2
  7. Piala Dunia 1962 Chile : Tidak lolos kualifikasi
  8. Piala Dunia 1966 Inggris : Tidak lolos kualifikasi
  9. Piala Dunia 1970 Meksiko : Tidak lolos kualifikasi
  10. Piala Dunia 1974 Jerman Barat : Tidak lolos kualifikasi
  11. Piala Dunia 1978 Argentina : Tidak lolos kualifikasi
  12. Piala Dunia 1982 Spanyol : Tidak lolos kualifikasi
  13. Piala Dunia 1986 Meksiko : Babak 16 besar
  14. Piala Dunia 1990 Italia : Tidak lolos kualifikasi
  15. Piala Dunia 1994 Amerika Serikat : Tidak lolos kualifikasi
  16. Piala Dunia 1998 Prancis : Babak 16 besar
  17. Piala Dunia 2002 Korea Selatan & Jepang : Babak 16 besar
  18. Piala Dunia 2006 Jerman : Penyisihan Group B

Paraguay tidak sementereng negeri tetangganya, Uruguay, dalam hal menggapai prestasi di ajang piala dunia. Prestasi yang bisa dibanggakan hanyalah mencapai babak 16 sebanyak 3 kali.

Tahun 1986 Meksiko. Tergabung di Group B bersama tuan rumah Meksiko, Belgia, dan Irak, Paraguay menempati runner-up di klasemen akhir babak penyisihan group, dengan nilai 4. Nilai tersebut diperoleh ketika menang 1 – 0 atas Irak, berhasil menahan seri Meksiko 1 – 1, dan Belgia 2 – 2. Catatan : saat itu, sebuah kemenangan dihargai 2 poin, seri 1 poin, dan kalah 0 poin. Di babak 16 besar, Paraguay berhadapan dengan tim Inggris. Diperkuat oleh Gary Lineker, Inggris sukses mempermalukan La Albirroja 3 gol tanpa balas, dimana 2 gol dicetak oleh Lineker. Kesempatan berlaga di perempatfinal gagal.

1998 Prancis. Paraguay tergabung di Group D bersama tim kuat Spanyol, Nigeria, dan Bulgaria yang sempat top ketika di tahun 1994 berhasil masuk ke semifinal, sebelum dikalahkan Italia 2 – 1 dimana kedua gol Italia diborong oleh Roberto Baggio menit 20’ dan 25’. Kembali ke Paraguay, di Group D ini, mereka berhasil menempati runner-up lagi dengan poin 5, diatas Spanyol ( 4 ) dan Bulgaria ( 1 ). Mereka kalah poin dari Nigeria ( 6 ). Poin 5 ini, didapat Paraguay dari kemenangan atas Nigeria 3 – 1, seri melawan Bulgaria 0 – 0, dan kalah telak dari Spanyol 1 – 6. Namun, kekalahan telak itu tidak mempengaruhi lolosnya Paraguay ke babak 16 besar karena walaupun menang berapapun, poin mereka tidak akan terkejar oleh Spanyol. Di babak 16 besar, Paraguay menghadapi tim Ayam Jantan, Prancis. Setelah bermain seri selama 90 menit, kemudian dilanjutkan babak perpanjangan waktu. Malang bagi La Albirroja, Laurent Blanc mencetak gol di menit 113’, dan itu tidak bisa dibalas oleh pasukan La Albirroja. Kesempatan kedua masuk babak perempatfinal gagal.

Tahun 2002 Korea Jepang. Paraguay bertemu Spanyol lagi di babak penyisihan Group B. Dua tim lainnya adalah Afrika Selatan dan tim debutan kala itu, Slovenia. Di akhir klasemen, kali ini Spanyol berhasil menjadi juara group dengan poin sempurna, 9. sementara Paraguay menjadi runner-up dengan poin 4. Poin itu didapat dari kemanangan atas Slovenia 3 – 1, seri melawan Afrika Selatan 2 – 2, dan kalah melawan Spanyol 3 – 1. Sebenarnya poin Afrika Selatan sama dengan Paraguay, dan selisih golnya juga sama, +0. Namun yang membedakan adalah Paraguay unggul prduktivitas gol, yaitu 6 melawan 5. Di babak 16 besar, Paraguay dipertemukan dengan Jerman. Namun sayang, berkat gol dari Oliver Neuville di menit 88’, Paraguay harus tersingkir untuk ketiga kalinya di babak 16 besar.

Pada piala dunia di Afrika Selatan tahun ini, Paraguay tergabung di Group F bersama Italia, Selandia Baru, dan Slovakia. Kemungkinan, langkah Paraguay akan maju ke babak selanjutnya, karena tim kuat yang bercokol satu group dengan mereka hanya Italia. Bukan meremehkan Selandia Baru dan Slovakia, namun kedua tim ini tidak mempunyai tradisi di ajang piala dunia.  Bisa Cruz ?

———————————————————————————————————————-

Jadwal pertandingan Paraguay di Group F :

Dates Matches Stadium
14 Juni 2010 Italia vs Paraguay Cape Town Stadium, Cape Town
20 Juni 2010 Slovakia vs Paraguay Free State Stadium, Bloemfontein
24 Juni 2010 Paraguay vs Selandia Baru Peter Mokaba Stadium, Polokwane

———————————————————————————————————————-

Skuad Paraguay di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan :

No Player DoB ( Age / Caps / Goals ) Club

Goalkeepers

1 Justo Villar Jun 30, 1977 ( 32 / 72 / 0 ) Valladolid
12 Diego Barreto Jul 16, 1981 ( 28 / 3 / 0 ) Cerro Porteño
22 Aldo Bobadilla Apr 20, 1976 ( 34 / 19 / 0 ) Independiente Medellín

Defenders

2 Darío Verón Jun 26, 1979 ( 30 / 28 / 0 ) UNAM
3 Claudio Morel Feb 2, 1978 ( 32 / 27 / 0 ) Boca Juniors
4 Denis Caniza Aug 29, 1974 ( 35 / 97 / 1 ) León
5 Julio Cáceres Oct 5, 1979 ( 30 / 62 / 2 ) Atlético Mineiro
6 Carlos Bonet Oct 2, 1977 ( 32 / 30 / 1 ) Olimpia
14 Paulo da Silva Feb 1, 1980 ( 30 / 70 / 2 ) Sunderland
17 Aureliano Torres Jun 16, 1982 ( 27 / 28 / 2 ) San Lorenzo
21 Antolín Alcaraz Jul 30, 1982 ( 27 / 4 / 0 ) Wigan Athletic

Midfielders

8 Édgar Barreto Jul 15, 1984 ( 25 / 47 / 1 ) Atalanta
11 Jonathan Santana Oct 19, 1981 ( 28 / 23 / 0 ) Wolfsburg
13 Enrique Vera Mar 10, 1979 ( 31 / 27 / 2 ) Atlas
15 Víctor Cáceres Mar 25, 1985 ( 25 / 26 / 0 ) Libertad
16 Cristian Riveros Oct 16, 1982 ( 27 / 48 / 8 ) Sunderland
20 Néstor Ortigoza Oct 7, 1984 ( 25 / 5 / 0 ) Argentinos Juniors

Attackers

7 Óscar Cardozo May 20, 1983 ( 27 / 29 / 4 ) Benfica
9 Roque Santa Cruz Aug 16, 1981 ( 28 / 69 / 21 ) Manchester City
10 Édgar Benítez Nov 8, 1987 ( 22 / 12 / 1 ) Pachuca
18 Nelson Valdez Nov 28, 1983 ( 26 / 38 / 9 ) Borussia Dortmund
19 Lucas Barrios Nov 13, 1984( 25 / 3 / 3 ) Borussia Dortmund
23 Rodolfo Gamarra Dec 10, 1988 ( 21 / 3 / 0 ) Libertad

* Caps & Goals until May 30, 2010

———————————————————————————————————————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s