Profil Tim Peserta Piala Dunia 2010 : Chile

Julukan : La Roja ( The red one ), El Equipo de Todos ( Everybody’s team )

Asosiasi : Federación de Fútbol de Chile

Asal konfederasi : CONMEBOL ( Amerika Selatan )

Ranking FIFA : 18 ( per 26 Mei 2010 )

Rekor caps terbanyak : Leonel Sánchez ( 84 )

Rekor gol terbanyak : Marcelo Salas ( 37 )

Kapten tim : Claudio Bravo ( Real Sociedad, Spanyol )

Pelatih : Marcelo Bielsa ( Argentina )

Penampilan di piala dunia : 7 kali ( 1930, 1950, 1962, 1966, 1974, 1982, 1998 )

Prestasi :

  1. Piala Dunia : Peringkat 3 ( 1962 )
  2. Copa America : Runner-up ( 1955, 1956, 1979, 1987,  )
  3. Olimpiade : Medali Perunggu ( 2000, Sydney )

Prestasi di Piala Dunia :

  1. Piala Dunia 1930 Uruguay : Penyisihan Group 1
  2. Piala Dunia 1934 Italia : Mengundurkan diri
  3. Piala Dunia 1938 Prancis : Mengundurkan diri
  4. Piala Dunia 1950 Brazil : Penyisihan Group 2
  5. Piala Dunia 1954 Swiss : Tidak lolos kualifikasi
  6. Piala Dunia 1958 Swedia : Tidak lolos kualifikasi
  7. Piala Dunia 1962 Chile : Peringkat 3
  8. Piala dunia 1966 Inggris : Penyisihan Group 4
  9. Piala Dunia 1970 Meksiko : Tidak lolos kualifikasi
  10. Piala Dunia 1974 Jerman Barat : Penyisihan Group tahap 1
  11. Piala Dunia 1978 Argentina : Tidak lolos kualifikasi
  12. Piala Dunia 1982 Spanyol : Penyisihan Group tahap 1
  13. Piala Dunia 1986 Meksiko : Tidak lolos kualifikasi
  14. Piala Dunia 1990 Italia : Diskualifikasi
  15. Piala Dunia 1994 Amerika Serikat : Dicekal FIFA
  16. Piala Dunia 1998 Prancis : Babak 16 besar
  17. Piala Dunia 2002 Korea Selatan & Jepang : Tidak lolos kualifikasi
  18. Piala Dunia 2006 Jerman : Tidak lolos kualifikasi

Pernah dicekal FIFA dari kompetisi piala dunia karena insiden “pura-pura” yang dilakukan Roberto “Cóndor” Rojas, atau yang lebih dikenal di dunia dengan The Roberto Rojas Scandal atau insiden “Maracanazo” oleh publik Chile. Insiden tersebut terjadi pada tanggal 3 September 1989, bertempat di Stadion Maracanã Rio de Janeiro, Brazil, ketika babak kualifikasi piala dunia zona CONMEBOL, memasuki babak kualifikasi terakhir. Chile butuh kemenangan agar mereka bisa melaju ke babak putaran final Piala Dunia 1990 di Italia. Dalam pertandingan terakhir tersebut, Chile bertandang ke Brazil. Sampai menit ke 67’, Chile memimpin atas Brazil dengan skor 1 – 0. Sampailah pada kejadian pada menit 67’ tersebut. Tiba-tiba Rojas terjatuh dengan luka yang tidak jelas di dahinya. Luka itu, menurut pengakuan Rojas, didapat akibat terkena lemparan kembang api yang dilemparkan oleh fans Brazil bernama Rosemary de Mello. Padahal jatuhnya kembang api itu jauh agak jauh dari posisi Rojas berdiri. Namun Rojas tetap mengaku kalau luka di dahinya karena lemparan kembang api. Sesudah Rojas ditandu keluar lapangan, para pemain dan pelatih Chile menolak melanjutkan pertandingan dan mengklaim kondisi lapangan yang tidak aman.

Karena ada kejanggalan, maka FIFA melakukan investigasi secara menyeluruh. Baik melalui video pertandingan dan saksi. Setelah melakukan investigasi, diketahui bahwa kembang api yang dilempar fans Brazil itu tidak mengenai dahi Rojas. Sehingga dinyatakan bahwa Rojas hanya berpura-pura, yang dimaksudkan agar Chile lolos ke putaran final piala dunia dengan kemenangan 1 – 0. Namun apa lacur, perilaku tidak terpuji itu diketahui FIFA, dan akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Chile. Bentuk sanksinya adalah Chile di diskulaifikasi dari keikutsertaannya ke Piala Dunia 1990, dan dilarang ikut babak kualifikasi Piala Dunia 1994. Aktor insiden itu, Roberto Rojas dikenai larangan bertanding seumur hidup, walaupun amnesti kepadanya diberikan pada tahun 2001.

Prestasi Chile yang paling mencolok adalah ketika meraih peringkat 3 di Piala Dunia 1962 yang digelar di negaranya sendiri. Selama 7 kali mengikuti putaran final piala dunia, hanya sekali itu Chile meraih hasil bagus. 5 lainnya berakhir di babak penyisihan group, dan sekali mencapai babak 16 besar pada 1998 Prancis.

Piala Dunia 1962 Chile. Tergabung di Group 2 bersama Jerman Barat, Swiss, dan Italia, Chile berhasil menjadi runner-up dibawah Jerman Barat. Posisi akhir klasemen group 2 adalah : Jerman Barat ( 5 ), Chile ( 4 ), Italia ( 3 ), Swiss ( 0 ). Sekedar catatan : Kala itu, total peserta yang mengikuti putaran final adalah 16 tim, yang dibagi menjadi 4 group, dengan masing-masing group berisi 4 tim. Juara dan runner-up berhak ke babak perempatfinal, dimana di babak ini menggunakan sistem knock out.

Di ababk perempatfinal, Chile meladeni Uni Soviet. Dengan gol dari Leonel Sánchez menit 11’ dan gol dari Eladio Rojas menit 29’, Chile berhasil maju ke babak semifinal guna menghadapi Brazil. Disini, Chile harus mengakui ketangguhan Selecao dengan skor 4 – 2. Gol dari Garrincha menit 9’ dan 32’, dan Vavá menit 47’ dan 78’, tak kuasa dibalas oleh Chile. Mereka hanya memasukkan 2 gol lewat Jorge Toro menit 42’ dan Leonel Sánchez menit 61’ lewat titik 12 pas.

Di perebutan tempat ke 3, Chile berhasil mengalahkan lawannya, Yugoslavia, dengan skor tipis, 1 – 0. Gol dicetak oleh Eladio Rojas menit 90’.

Bagaimana peluang Chile di tahun 2010 ini ? Bersaing dengan Spanyol, Honduras, dan Swiss di Group H, dimana group ini adalah salah satu group “ringan”, peluang Chile sangat terbuka untuk menjadi runner-up group. Mampukah ?

———————————————————————————————————————

Jadwal pertandingan Chile di Group H :

Dates Matches Stadium
16 Juni 2010 Honduras vs Chile Mbombela Stadium, Nelspruit
21 Juni 2010 Chile vs Swiss Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth
25 Juni 2010 Chile vs Spanyol Loftus Versfeld Stadium, pretoria

——————————————————————————————————————–

Skuad Chile di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan :

No Player DoB ( Age / Caps / Goals ) Club

Goalkeepers

1 Claudio Bravo ( C ) Apr 13, 1983 ( 27 / 43 / 0 ) Real Sociedad
12 Miguel Pinto Jul 4, 1983 ( 26 / 14 / 0 ) Universidad de Chile
23 Luis Marín May 18, 1983 ( 27 / 3 / 0 ) Unión Española

Defenders

2 Ismael Fuentes Aug 4, 1981 ( 28 / 28 / 1 ) Universidad Católica
3 Waldo Ponce Dec 4, 1982 ( 27 / 25 / 2 ) Universidad Católica
4 Mauricio Isla Jun 12, 1988 ( 21 / 12 / 0 ) Udinese
5 Pablo Contreras Sep 11, 1978 ( 31 / 51 / 1 ) PAOK
17 Gary Medel Aug 3, 1987 ( 22 / 24 / 3 ) Boca Juniors
18 Gonzalo Jara Aug 29, 1985 ( 24 / 34 / 3 ) West Bromwich Albion

Midfielders

6 Carlos Carmona Feb 21, 1987 ( 23 / 20 / 0 ) Reggina
8 Arturo Vidal May 22, 1987 ( 23 / 23 / 1 ) Bayer Leverkusen
10 Jorge Valdivia Oct 19, 1983 ( 26 / 39 / 4 ) Al-Ain
13 Marco Estrada May 28, 1983 ( 27 / 22 / 1 ) Montpellier
14 Matías Fernández May 15, 1986 ( 24 / 37 / 7 ) Sporting
15 Jean Beausejour Jun 1, 1984 ( 26 / 26 / 1 ) América
20 Rodrigo Millar Nov 3, 1981 ( 28 / 21 / 1 ) Colo-Colo
21 Rodrigo Tello Oct 14, 1979 ( 30 / 34 / 3 ) Beşiktaş

Attackers

7 Alexis Sánchez Dec 19, 1988 ( 21 / 28 / 11 ) Udinese
9 Humberto Suazo May 10, 1981 ( 29 / 42 / 18 ) Monterrey
11 Mark González Jul 10, 1984 ( 25 / 39 / 3 ) CSKA Moscow
16 Fabián Orellana Jan 27, 1986 ( 24 / 16 / 2 ) Xerez
19 Gonzalo Fierro Mar 21, 1983 ( 27 / 18 / 1 ) Flamengo
22 Esteban Paredes Aug 1, 1980 ( 29 / 14 / 6 ) Colo-Colo

* Caps & Goals until May 30, 2010

———————————————————————————————————————-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s