Profil Tim Peserta Piala Dunia 2010 : Brazil

Julukan : Canarinho ( Little Canary ), A Seleção ( The Selection ), Verde-Amarela ( Green and Yellow ), The Samba Kings

Asosiasi : Confederação Brasileira de Futebol ( Brazilian Football Confederation – CBF )

Asal konfederasi : CONMEBOL ( Amerika Selatan )

Ranking FIFA : 1 ( per 28 April 2010 )

Rekor caps terbanyak : Cafu ( 142 )

Rekor gol terbanyak : Pelé ( 77 )

Kapten tim : Lúcio ( Inter Milan, Italia )

Pelatih : Dunga ( Brazil )

Penampilan di piala dunia : 18 kali ( 1930, 1934, 1938, 1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1974, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006 )

Prestasi :

  1. Piala Dunia : Juara ( 1958, 1962, 1970, 1994, 2002 ), Runner-up ( 1950, 1998 )
  2. Piala Konfederasi : Juara ( 1997, 2005, 2009 ), Runner-up ( 1999 )
  3. Kejuaraan PAN American : Medali Emas ( 1952, 1956 )
  4. Copa America : Juara ( 1919, 1922, 1949, 1989, 1997, 1999, 2004, 2007 )
  5. Olimpiade : Medali Perak ( 1984, 1988 ), Medali Perunggu ( 1996, 2008 )

Prestasi di Piala Dunia :

  1. Piala Dunia 1930 Uruguay : Penyisihan Group 2
  2. Piala Dunia 1934 Italia : Babak Knock Out Putaran 1
  3. Piala Dunia 1938 Prancis : Semifinal
  4. Piala Dunia 1950 Brazil : Final
  5. Piala Dunia 1954 Swiss : Perempatfinal
  6. Piala Dunia 1958 Swedia : Juara
  7. Piala Dunia 1962 Chile : Juara
  8. Piala Dunia 1966 Inggris : Penyisihan Group 3
  9. Piala Dunia 1970 Meksiko : Juara
  10. Piala Dunia 1974 Jerman Barat : Semifinal
  11. Piala Dunia 1978 Argentina : Semifinal
  12. Piala Dunia 1982 Spanyol : Penyisihan Group tahap 2 ( 12 besar )
  13. Piala Dunia 1986 Meksiko : Perempatfinal
  14. Piala Dunia 1990 Italia : Babak 16 besar
  15. Piala Dunia 1994 Amerika Serikat : Juara
  16. Piala Dunia 1998 Prancis : Final
  17. Piala Dunia 2002 Korea Selatan & Jepang : Juara
  18. Piala Dunia 2006 Jerman : Perempatfinal

Brazil. Sebuah negara di semenanjung Amerika Selatan, telah mempunyai tradisi sepakbola yang kuat sejak piala dunia yang pertama digelar. Itu bisa dilihat dari partisipasi Brazil di setiap putaran final piala dunia. Artinya, selama 18 edisi piala dunia sejauh ini, Brazil selalu berhasil menembus putaran final, tidak pernah sekalipun absen atau mengundurkan diri atau dicekal.

Distribusi prestasi Brazil di kancah World Cup adalah sbb : Juara 5 kali, Runner-up 2 kali, Semifinal 3 kali, Perempatfinal 3 kali, Babak 16 besar 1 kali. Fantastis buka ?

Karena banyaknya prestasi Selecao di piala dunia, disini hanya akan dibahas hanya sebatas ketika Selecao menjadi juara.

Piala Dunia 1958 Swedia. Bergabung di Group 4 bersama Uni Soviet, Inggris, dan Austria, Brazil berhasil menjadi juara group dengan poin 5. Hasil dari menang 3 – 0 atas Austria, menang 2 – 0 atas Uni Soviet, dan seri 0 – 0 melawan Inggris. Catatan : Setiap kemenangan diberi poin 2, seri 1, dan kalah 0. Total tim adalah 16. Sebagai juara group, Brazil diharuskan menghadapi Wales penghuni runner-up Group 3. Wales dikalahkan 1 – 0 berkat gol dari Pelé menit 66’. Babak semifinal, Brazil berhasil mengalahkan Prancis dengan skor 5 – 2. Ketika itu Pelé mencetak hattrick menit 52’, 64’ dan 75’. Bertempat di Råsunda Stadium, kota Solna, dengan wasit pertandingan Maurice Guigue asal Prancis, dalam final, Brazil berhasil mengalahkan sang tuan rumah, Swedia, dengan skor 5 – 2. Pelé menciptakan 2 gol menit 55’ dan 90’. Vavá menyumbang gol pada menit 9’ dan 32’. Satu gol lainnya dicetak oleh Mario Zagallo menit 68’ Brazil juara dunia pertama kali.

Piala Dunia 1962 Chile. Sistem pertandingan dan jumlah tim yang berlaga masih sama dengan 4 tahun sebelumnya. Brazil menjadi juara Group 3 dengan poin 5. Hasil dari menang 2 – 0 atas Meksiko, menang 2 – 1 atas Spanyol, dan seri 0 – 0 ketika melawan Cekoslovakia. Diperempatfinal, Brazil bertemu runner-up Group 4, Inggris. Di babak tersebut, Inggris mereka libas 3 – 1, dimana 2 gol dicetak Garrincha menit 31’ dan 59’. Satu gol lainnya oleh Vavá menit 53’. Di babak semifinal, giliran tuan rumah Chile mereka kalahkan dengan skor 4 – 2. Garrincha mencetak gol menit 9’ dan 32’, sedangkan Vavá menit 47’ dan 78’. Brazil masuk final. Bertempat di Estadio Nacional, Santiago, yang dipimpin oleh wasit asal Uni Soviet, Nikolaj Latychev, Brazil menghadapi Cekoslovakia. Brazil berhasil mengatasi Cekoslovakia dengan skor 3 – 1. Gol Selecao dicetak oleh Amarildo 17’, Zito 69’, dan Vavá 78’. Selecao juara dunia yang kedua kali.

Piala Dunia 1970 Meksiko. Sistem pertandingan dan jumlah tim yang berlaga masih sama dengan 2 piala dunia sebelumnya. Tergabung di Group 3 bersama Inggris, Cekoslovakia, dan Rumania, Selecao berhasil menjadi juara group dengan poin sempurna 6, hasil dari 3 kemenangan. Menang atas Inggris 1 – 0, 4 – 1 atas Cekoslovakia, dan 3 – 2 atas Rumania. Di babak perempatfinal, Selecao harus menghadapi runner-up Group 4, Peru. Menang 4 – 2 atas Peru, Selecao maju ke semifinal. Di Babak tersebut, Selecao berhadapan dengan Uruguay. Juara dunia 2 kali, Uruguay, mereka kalahkan 3 – 1. Selecao berhak ke final guna menghadapi Italia yang sukses mengalahkan Jerman Barat. Tanggal 21 Juni 1970, bertempat di Estadio Azteca, Meksiko City, babak final yang dipimpin oleh wasit asal Jerman Timur, Rudi Glöckner, Brazil berhasil mengatasi Italia dengan skor telak, 4 – 1. Brazil juara dunia yang ketiga kalinya.

Piala Dunia 1994 Amerika Serikat. Terdiri dari 24 tim, dimana juara dan runner-up melaju ke babak 16 besar, dan peringkat 3 di ranking berdasarkan perolehan poin di babak penyisihan group, juga berhak melaju ke babak 16 besar. Brazil bersama Swedia, Russia, dan Kamerun yang tergabung di Group B. Posisi akhir klasemen adalah Brazil ( 7 ), Swedia ( 5 ), Russia ( 3 ), Kamerun ( 1 ). Di babak 16 besar, Selecao mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor tipis 1 – 0. Di babak perempatfinal, Selecao mengalahkan Belanda 3 – 2. Di semifinal, gantian Swedia yang dilibas 1 – 0. Di final, Selecao bertemu Italia yang sebelumnya mengalahkan Bulgaria.17 Juli 1994, bertempat di lapangan Rose Bowl, Pasadena, final akan dipimpin oleh Sándor Puhl asal Hungaria. Melalui adu pinalti, Selecao menang dengan skor 3 – 2. Selecao meraih juara dunia 4 kali.

Piala Dunia 2002 Korea Jepang. Total tim 32 tim. Juara dan runner-up berhak melaju ke babak 16 besar. Selecao ditemani Turki, China, dan Kosta Rika. Hasil akhir adalah Selecao ( 9 ), Turki ( 4 ), Kosta Rika ( 4 ), dan China ( 0 ). Selecao menembus babak 16 besar. Disana sudah ditunggu Belgia selaku runner-up Group H. Memang beda ”kasta”, Belgia tidak bisa berbuat banyak. Mereka takluk 0 – 2 dari Rivaldo dkk. Di babak perempatfinal, Selecao sudah ditunggu Inggris. Mamun, Selecao berhasil mengatasi pasukan St. George Cross dengan skor tipis 2 – 1. Di semifinal, Selecao mudah saja mengatasi tim kejutan Turki, cukup 1 – 0. Di final, Selecao ditunggu Jerman yang sukses menyingkirkan tim kejutan juga, Korea Selatan. 30 Juni 2002, International Stadium Yokohama, menjadi saksi bisu atas suksesnya Selecao meraih gelar juara dunia penta. Dipimpin oleh wasit ”seram” Pierluigi Collina asal Italia, Selecao menghadapi Jerman. Selecao membungkan Ballack dkk 2 – 0. Dua gol Selecao diborong Ronaldo menit 67’ dan 79’  Selecao meraih gelar juara dunia yang ke 5.

Bersama Portugal, Pantai Gading, dan Korea Utara, Brazil akan bersaing meraih gelar ke 6-nya di ajang piala dunia di Group G. Bisakah ? Kita tunggu saja ceritanya…

——————————————————————————————————————-

Jadwal pertandingan Brazil di Group G :

Dates Matches Stadium
15 Juni 2010 Brazil vs Korea Utara Ellis Park Stadium, Johannesburg
20 Juni 2010 Brazil vs Pantai Gading Soccer City, Johannesburg
25 Juni 2010 Portugal vs Brazil Moses Mabhida Stadium, Durban

——————————————————————————————————————-

Skuad Brazil di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan :

No Player DoB ( Age / Caps / Goals ) Club

Goalkeepers

1 Júlio César Sep 3, 1979 ( 30 / 48 / 0 ) Internazionale
12 Gomes Feb 15, 1981 ( 29 / 10 / 0 ) Tottenham Hotspur
22 Doni Oct 22, 1979 ( 3 / 10 / 0 / ) Roma

Defenders

2 Maicon Jul 26, 1981 ( 28 / 57 / 5 ) Internazionale
3 Lúcio May 8, 1978 ( 32 / 90 / 4 ) Internazionale
4 Juan Feb 1, 1979 ( 31 / 73 / 6 ) Roma
6 Michel Bastos Aug 2, 1983 ( 26 / 4 / 1 ) Lyon
13 Daniel Alves May 6, 1983 ( 27 / 34 / 3 ) Barcelona
14 Luisão Feb 13, 1981 ( 29 / 41 / 3 ) Benfica
15 Thiago Silva Sep 22, 1984 ( 25 / 7 / 0 ) Milan
16 Gilberto Apr 25, 1976 ( 34 / 32 / 1 ) Cruzeiro

Midfielders

5 Felipe Melo Aug 26, 1983( 26 / 17 / 2 ) Juventus
7 Elano Jun 14, 1981 ( 28 / 42 / 7 ) Galatasaray
8 Gilberto Silva Oct 7, 1976 ( 33 / 87 / 3 ) Panathinaikos
10 Kaká Apr 22, 1982 ( 28 / 77 / 26 ) Real Madrid
17 Josué Jul 19, 1979 ( 30 / 26 / 1 ) VfL Wolfsburg
18 Ramires Mar 24, 1987 ( 23 / 11 / 0 ) Benfica
19 Júlio Baptista Oct 1, 1981 ( 28 / 46 / 5 ) Roma
20 Kléberson Jun 19, 1979 ( 30 / 31 / 2 ) Flamengo

Attackers

9 Luís Fabiano Nov 8, 1980 ( 29 / 37 / 25 ) Sevilla
11 Robinho Jan 25, 1984 ( 26 / 74 / 21 ) Santos
21 Nilmar Jul 14, 1984 ( 25 / 16 / 8 ) Villarreal
23 Grafite Apr 2, 1979 ( 31 / 3 / 1 ) VfL Wolfsburg

* Caps & Goals until June 2, 2010

——————————————————————————————————————-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s