Hasil Pertandingan Liga Champions 2009/2010, Tanggal 29 April 2010

———————————————————————————————————————–

Hasil Lengkap Pertandingan 2nd Leg Babak Semifinal Liga Champions Tadi Malam, Tanggal 28 April 2010 / 29 April 2010 Dinihari WIB

———————————————————————————————————————–

Barcelona 1 – 0 Inter Milan

Gol : Gerard Piqué 84’ ( 1 – 0 )

Kartu kuning : Pedro Rodriguez 27′ ( Barcelona ), Thiago Motta 10’, Júlio César 34’,  Cristian Chivu 43’, Sulley Ali Muntari 82’ ( Inter Milan )

Kartu merah : Thiago Motta 28′ ( Inter Milan )

Shots / on Goal : 20 / 4 ( Barcelona ), 1 / 0 ( Inter Milan  )

Time possession : 86% : 14%

Pelanggaran : 20 / 15

Sepak pojok : 9 / 2

Offside : 4 / 5

Penyelamatan : 0 / 3

Man of the match : Gerard Piqué ( Barcelona )

Penonton : 96.214 ( Camp Nou, Barcelona, Spanyol )

Wasit : Frank De Bleeckere ( Belgia )

Asisten wasit : Peter Hermans, Walter Vromans. Ofisial ke empat : Serge Gumienny

===============================================

Starting eleven Barcelona : Victor Valdés ( GK ), Gabriel Milito, Dani Alves, Gerard Piqué, Xavi, Seydou Keita, Yaya Touré, Sergio Busquets, Lionel Messi, Zlatan Ibrahimovic, Pedro Rodriguez.

Substitution for Lyon : Maxwell ( Gabriel Milito 45′ ), Bojan Krkic ( Zlatan Ibrahimovic 63′ ), Jeffren ( Sergio Busquets 63′ )

Coach : Josep Guardiola ( Spanyol )

===============================================

Starting eleven Inter Milan : Júlio César ( GK ), Lúcio, Maicon, Walter Samuel, Cristian Chivu, Wesley Sneijder, Esteban Cambiasso, Thiago Motta, Javier Zanetti, Samuel Eto’o, Diego Milito.

Substitution for Inter Milan : Sulley Ali Muntari ( Wesley Sneijder 66′ ), Ivan Córdoba ( Diego Milito       81′ ), Mcdonald Mariga ( Samuel Eto’o 86′ )

Coach : Jose Mourinho ( Portugal )

===============================================

Hasil 1st leg 21 April 2010 :

Inter Milan 3 – 1 Barcelona

Gol : Pedro Rodriguez 19’ ( 0 – 1 ), Wesley Sneijder 30’ ( 1 – 1 ), Maicon 48’ ( 2 – 1 ), Diego Milito 61′ ( 3 – 1 )

Aggregate : Barcelona 2 – 3 Inter Milan

Lolos ke final : Inter Milan

===============================================

Analisa pertandingan :

Pasukan Nou Camp grogi ? Tertekan akibat dituntut harus menang 2 gol ? Kalau tidak begitu, kenapa mainnya kelihatan tidak menarik alias jelek ya ? Atau strategi Mourinho yang “tok cer” meredam agresivitas El Barca ?

Menarik sekali permainan jelek El Barca untuk diulas. Kenapa seakan-akan, ketika datang serangan bergelombang dari daerah pertahanan El Barca, namun semuanya terlihat macet di sekitar kotak pinalti Inter. Dan itu terjadi sepanjang 90 menit pertandingan. Sehingga membuat El Barca kelihatan begitu mendominasi permainan, hampir 90% bola dikuasai pemain El Barca.

Seharusnya, ketika menyadari betapa sulitnya menembus pertahanan rapat Inter dari sektor tengah, akan lebih baik mencari solusi yang lebih bagus guna membuka ruang di area tengah. Kita lihat pertandingan tadi malam, El Barca terlalu bergantung kepada Messi seorang. Celakanya, Messi selalu bermain di sektor tengah. Buntu sudah serangan seperti ini. Sayang sekali, kedua winger Barca tidak berperan aktif sama sekali.

Selain itu, Inter Milan bermain dengan 10 orang sejak menit ke 28. Sepanjang 60 menit selanjutnya, saya tidak bisa percaya bahwa sebuah tim yang meraih sextuple ( meraih 6 gelar ) sepanjang tahun lalu, tidak bisa mencetak gol dengan mudah. Hanya sebiji gol yang dihasilkan melalui Piqué. Itu saja terjadi pada menit ke 84. Dan gol tersebut bisa diperdebatkan, karena posisi Piqué agak berbau offside.

Memang, kejayaan sebuah klub tidak berlangsung lama. Mungkin tahun inilah saatnya El Barca terpuruk. Setelah mereka meraih 6 trofi tahun lalu, saat ini mereka bahkan terancam tidak mendapatkan satu trofipun tahun ini ( Nirtrofi ). 6 trofi yang didapatkan Barcelona tahun lalu adalah : Liga Champions, La Liga, Piala Intercontinental ( Piala Dunia Antar Klub ), Piala Super Eropa, Copa Del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Ketika Barcelona tersingkir dari arena Liga Champions, otomatis mereka juga tidak bisa mempertahankan Piala Intercontinental dan Piala Super Eropa, karena kedua ajang itu berkaitan dengan Liga Champions. Jika juara Liga Champions, pasti akan tampil di Piala Intercontinental dan Piala Super Eropa, dimana juara Liga Champions akan berhadapan dengan juara Liga Europa. Di ajang Copa Del Rey Barca digusur Sevilla di babak 16 besar. Di kompetisi domestic La Liga, Barcelona hanya unggul 1 poin dari rivalnya, Real Madrid. Jika gagal meraih gelar La Liga, bisa dipastikan mereka juga kehilangan gelar juara Piala Super Spanyol yang mereka rebut tahun lalu, karena juara La Liga akan berhadapan dengan juara Copa Del Rey.

Apakah skenario diatas akan menjadi kenyataan ? semoga saja tidak.

Dilain pihak, saya tidak bisa menyembunyikan kekaguman saya terhadap permainan Inter Milan. Mereka sukses menutup sektor tengah, tempat yang biasanya diobarak-abrik oleh Pedro, Messi dan Xavi. Itu saja yang bisa saya tulis kali ini tentang kesuksesan Inter menyingkirkan Barcelona.

Selamat Nerazzuri…

Selamat Jose…

Kesesuaian dengan prediksi saya : Setidaknya siapa yang menang dan siapa yang lolos ke final Liga Champions musim ini sesuai dengan prediksi saya sebelumnya.

Copi ( 08:47 WIB )

——————————————————————————————————————–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s