Apa Warna Kesukaan Anda ?

Seperti manusia, warna juga punya karakter dan kepribadian yang menjadikannya unik dan berbeda satu sama lain.

Tahukah Anda, warna dapat menimbulkan kesan tertentu, bahkan dapat mempengaruhi mood atau perasaan manusia ? Ada sejumlah warna yang bisa membangkitkan semangat, dan ada pula warna-warna yang dapat menenangkan emosi. Meningkatnya keberanian orang untuk berekspresi telah menyebabkan variasi warna (selain putih) banyak dipilih untuk menyemarakkan rumah tempat tinggal. Namun sebaiknya pahami dulu hal-hal yang berkaitan dengan warna itu sendiri dan hubungkan dengan kebutuhan dan kepribadian Anda.

Mengapa demikian ?
Warna memiliki pengaruh emosional yang kuat, bisa mempengaruhi mood, dan merupakan ekspresi dari karakter penghuninya. Warna yang sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan bisa mendatangkan kenyamanan fisik, mental, maupun spiritual. Warna bisa menyembuhkan dan menyeimbangkan emosi, yang pada akhirnya akan menciptakan keselarasan di dalam rumah.

Tiap warna memancarkan frekuensi gelombang yang berbeda-beda, berinteraksi dengan kepribadian kita, dan menimbulkan reaksi tertentu terhadap diri kita. Dalam dunia psikologi dikenal istilah asosiasi warna (colour association), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sebuah warna dengan emosi tertentu yang ditimbulkannya. Dengan mengetahui sifat dan karakter masing-masing warna serta memahami asosiasi antara warna dengan mood, Anda dapat menghindar dari kejadian “salah pilih warna”.

ASOSIASI WARNA


Merah – dapat membangkitkan energi, hangat, komunikatif, aktif, optimis, antusias dan bersemangat, memberi kesan sensual dan mewah, meningkatkan aliran darah di dalam tubuh , dan berkaitan dengan ambisi. Terlalu banyak warna merah bisa merangsang kemarahan dan agresivitas.
Gradasi yang lebih muda yaitu warna merah jambu (pink) merupakan warna yang hangat dan emosional namun juga lembut dan menenangkan, melambangkan kasih sayang dan perasaan cinta namun juga bisa berarti kekanak-kanakan.

Oranye – punya karakter yang mirip dengan merah tetapi lebih feminin dan bersahabat. Warna yang melambangkan sosialisasi, penuh harapan dan percaya diri, membangkitkan semangat, vitalitas dan kreativitas. Dapat menimbulkan perasaan positif, senang, gembira dan optimis, penuh energi, bisa mengurangi depresi atau perasaan tertekan. Bila berlebihan justru akan merangsang perilaku hiperaktif.

Kuning – adalah warna matahari, cerah, membangkitkan energi dan mood, warna yang penuh semangat dan vitalitas, komunikatif dan mendorong ekspresi diri, memberi inspirasi, memudahkan berpikir secara logis dan merangsang kemampuan intelektual (cocok sebagai warna atau aksen di ruang belajar). Penggunaan yang kurang tepat justru akan menimbulkan kesan menakutkan.

Hijau – selalu dikaitkan dengan warna alam yang menyegarkan, membangkitkan energi dan juga mampu memberi efek menenangkan, menyejukkan, menyeimbangkan emosi. Warna ini elegan, menyembuhkan, mendorong perasaan empati terhadap orang lain. Nuansa hijau dapat meredakan stres, memberi rasa aman, dan perlindungan. Namun sayangnya hijau juga bisa menimbulkan perasaan terperangkap.

Biru – tidak bisa lepas dari elemen air dan udara, berasosiasi dengan alam, melambangkan keharmonisan, memberi kesan lapang. Pemakaian warna biru dapat menimbulkan perasaan tenang dan dingin, melahirkan perasaan sejuk, tenteram, hening dan damai, memberi kenyamanan dan perlindungan. Warna ini juga diasosiasikan dengan kesan etnik, antik, country-style. Warna biru yang kuat bisa merangsang kemampuan intuitif dan memudahkan meditasi. Tapi berhati-hatilah, karena terlalu banyak biru bisa menimbulkan kelesuan.

Ungu – dekat dengan suasana spiritual yang magis, mistis, misterius, dan mampu menarik perhatian. Oleh karena itu, ungu banyak digunakan oleh kaum bangsawan. Warna ini juga berkesan sensual, feminin, antik, yang juga anggun, dan hangat. Ungu yang gelap dapat memancarkan kekuatan, bisa menambah kekuatan intuisi, fantasi dan imajinasi, kreatif, sensitif, memberi inspirasi, dan obsesif.

Coklat – merupakan warna netral yang natural, hangat, membumi dan stabil, menghadirkan kenyamanan, memberi kesan anggun dan elegan. Dapat memberi keyakinan dan rasa aman, coklat merupakan warna yang akrab (familiar) dan menenangkan, bisa mendorong komitmen, namun juga bisa menjadi berat dan kaku bila terlalu banyak.

Putih – melambangkan kemurnian dan kepolosan, memberikan perlindungan, ketenteraman, kenyamanan, dan memudahkan refleksi. Namun terlalu banyak warna putih bisa menimbulkan perasaan dingin, steril, kaku, dan terisolir.

Hitam – adalah warna yang kuat dan penuh percaya diri, penuh perlindungan, maskulin, elegan, megah, dramatis, dan misterius. Tapi hitam juga merupakan warna lambang duka dan dapat menimbukan perasaan tertekan.

Abu-abu – termasuk warna netral yang dapat menciptakan kesan serius, namun juga menenteramkan dan menimbulkan perasaan damai. Kesan lain dari abu-abu antara lain adalah independen dan stabil, menciptakan keheningan dan kesan luas. Abu-abu bisa juga terkesan dingin, kaku, dan tidak komunikatif.

Gimana dengan warna pilihan kamu ? Jangan nyari warna yang aneh-aneh lho ya, misalkan apa karakter Hijau Mupus? Merah Hati? Coklat Muda? Atau yang lain. Soalnya, untuk warna yang aneh-aneh tersebut, kategori warna adalah warna induknya.  Tapi kalo “ngeyel”, silahkan saja ketik keywords warna apa yang jadi pilihanmu di Google. Semoga saja kamu nemuin arti warna yang kamu inginkan. Tapi aku yakin pasti kalian gak bakal nemuin….🙂

Salam, Copi.
( source : Serial Rumah Spesial ” Kombinasi Warna”  )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s